Dengan berpuasa, sebenarnya tidak melemahkan fisik
seseorang atau menyebabkan kekurangan gizi. Sebab tubuh manusia hasil cipta
Allah teknologi maju yang tak tertanding. Tubuh kita mampu bertahan beberapa
hari tanpa makan dan minum, sebab hidrat arang, lemak atau protein merupakan
persediaan yang cukup lama.
Ini berarti tepatlah apabila dikatakan bahwa puasa itu
menghidupkan pikiran dan penglihatan mata hati.
"Apabila perutmu penuh sesak dengan makanan, tidurlah
pikiranmu, luluhlah hikmah dan berhentilah anggotamu dari beribadah kepada
Allah Rabbul `alamin dan hilanglah kebersihan hati, dan sebenarnya kehalusan
pengertian yang dengan keduanyalah diperoleh kelezatan dan berkasnya dzikir
pada jiwa."